Uncategorized

Golden Chance!

Assalamu’alaykum 🙂

“Putus cinta  bukan merupakan musibah, melainkan sebuah berkah.” – FNK

Apakah ada yang bertanya-tanya maksud dari quote di atas?

A: Lho putus kok berkah, masalah iya.

B: Idih, baru tau ada yang bilang kalo putus itu berkah. Bikin sengsara iya.

C: Berkah dari mananya? Liat nih mata udah kayak panda nggak tidur seminggu.

Wajar jika ada yang beranggapan seperti itu. Tetapi insya Allah muslimah yang membaca postingan ini adalah muslimah yang tangguh, yang nggak lembek hanya karena putus cinta. Iya kan, dear? 🙂 Maksud dari quote di atas akan dibahas habis dalam postingan “Golden Chance” kali ini. Jeng-jeng jeeeeng… ♥

***

Golden Chance? Semacam Mario Teguh Golden Ways? Bukan. Bukan. Jangan salah tafsir. Ini murni bukan kata-katanya Mario Teguh.

Golden Chance. Golden = emas, Chance = kesempatan. Yup! “Kesempatan emas”! Saya menyebutnya #GoldenChance lebih ke keadaan di mana kita sedang putus cinta. Lebih spesifik untuk muslimah. Tahu maksudnya? Pernah merasakan putus cinta, dear? Ya sebut saja putus dari pacaran. Pernah? Saya pernah. Dan inilah sebab saya mampu membagikannya ke teman-teman. Untuk yang belum pernah pacaran, berterima kasihlah pada Allah yang telah menjaga kesucian hati teman-teman semua. 🙂

Ketika kita sedang mengalami putus cinta, apa yang kita lakukan? Menangis satu malam suntuk? Menyalahkan si doi dan juga menyalahkan keadaan? Yakin itulah cara yang tepat menyikapi rasa sedih sebab putus cinta? Di minggu-minggu pertama putus cinta -sebut saja fase awal- akan dihiasi kesedihan yang tumpah ruah, air mata yang bergelimang tak kunjung reda. Kenapa? Kenapa kesedihan yang berlebihan itu dapat terjadi? Tak lain kita hanya stuck pada, “Aku nggak mau kehilangan dia.” Kalimat ini yang membuat hati kita lemah. Yang membuat kita enggan berpindah ke tempat yang lebih tinggi. Kita selalu memikirkan bagaimana cara untuk dapat bersamanya kembali (re: balikan). Kita enggan mencari cara untuk keluar dari tali kesedihan yang menjerat kita itu. Wajar memang bagi seorang wanita yang sedang jatuh cinta lalu hatinya dipatahkan begitu saja oleh lelaki yang tak bertanggungjawab menangis berhari-hari, bagaikan dunia ini sudah tak ada setitik cahaya yang mampu menerangi dunianya. Ketika keadaan kita seperti itu, maukah hati kita berkhusnudzon? Kebanyakan tidak. Justru semakin menyalahkan dia & keadaan. Tetapi setelah beberapa minggu kemudian, saya yakin satu paket kesdihan dan air mata itu semakin menjauh dari diri kita. Walaupun bayang-bayang dirinya masih berlalu-lalang dalam benak kita. Sulit. Sulit sekali rasanya untuk sekedar move on dari ‘rasa’ itu.

Sekali saja, biarkan hati dan otak berpikir jernih. Biarkan mereka menelaah setiap masalah yang datang menghampiri. Jangan menjadi penghalang bagi kebaikan diri kita sendiri. Ketika hati dan otak sudah menemukan satu titik kebaikan Allah, biarkan ia bebas berpetualang mengarungi kuasa Ilahi.

Percayakah bahwa setiap kejadian yang kita alami Allah sedang menggerakkan kita ke satu muara, satu tujuan? Saya percaya itu. Daun yang jatuh berguguran saja sudah Allah catat dengan baik di kitab Lauh Mahfudz.

Sadarkah bahwa Allah membawa misi baik-Nya ketika Dia memberi masalah kepada kita? Tak luput juga masalah putus cinta. Tetapi, sadarkah apa sebenarnya misi Allah memberikan masalah ‘putus cinta’ kepada kita? Ya, memang. Di fase awal, hati dan otak kita seperti dibekukan oleh rasa cinta yang berlebihan. Enggan menerima nasihat-nasihat dan pemikiran yang baik. Yang ada hanya, “Pingin balikan”, “Belum sanggup menjalani hari tanpa dia” dan alasan-alasan tak berlogika lainnya. Padahal PUTUS CINTA MERUPAKAN ALLAH’S BIG SIGN. Kita telah DIKODE BESAR OLEH ALLAH! 🙂

Tanda maupun kode dari Allah itu pasti bersifat membaikkan. Allah sedang menyuruh kita ber-muhasabbah; introspeksi diri. Bukan malah menyalahkan si dia-nya lebih-lebih menyalahkan keadaan yang berujung menyalahkan Allah. Naudzubillah… Jangan menyalahkan takdir-Nya ya, dear.

Allah sedang tersenyum saat melihat kita menangis tersedu-sedu. Karena Dia lebih tahu dari hamba-Nya mana yang terbaik. Dan sadar atau tidak sadar, ketika kita putus cinta, kita sedang diberi kesempatan emas oleh Allah! Kesempatan yang sangaaaaaaaaat berharga. Kesempatan yang terlalu indah jika disia-siakan. Allah punya misi sangat baik sebenarnya. Kita diminta untuk sadar. Sadar untuk kemudian menjaga hati dari yg bukan mahram. Jangan move on ya, move on = pindah. Yes, just move to other boy. Sama aja bohong dong? Sama aja kita menyia-nyiakan kesempatan emas yang Allah berikan. Padahal saat kita putus cinta, kesempatan emas itu sedang terbukaaaaaaa lebar. Teringat nasihat seorang inspirator (@pewski), “Sejauh apapun melangkah, kembalilah pada Allah.” Allah itu Mahabaik. Allah sudah meng-kode kita saat kita sudah melangkah terlalu jauh dalan hubungan yang tidak diridhai Allah. Terkadang kita sendiri yang menutup hati dan pikiran kita. Astaghfirullah…

Nah… Dalam ksempatan emas inilah kita dapat memulai memantaskan diri sebaik-baiknya! 😀 Ingat perlu diingat, memantaskan drii bukan supaya dapat jodoh yang baik, tetapi kita harus senantiasa meluruskan niat “Mengharap ridho Allah SWT” karena dengan keridho-an-Nya rezeki lancar, jodoh yang shalih/shalihah itu bonus bagi kita. Kita juga mempunyai kesempatan untuk mengikis dosa yang telah kita perbuat akibat jalinan cinta yang belum halal dan kemudian tidak mengulanginya lagi. Kita bebas melakukan kebaikan tanpa ternodai nafsu kepada lain jenis yang bukan mahram. Indah bukan? 🙂

Kita dapat berkarya sehebat mungkin! Tanpa ada seseorang yang menghambat (re: pacar). Terkadang ia membatas-batasi gerak-gerik kita. Melarang ini itu. Padahal apa yang kata lakukan itu mampu meningkatkan kualitas diri. Maha Besar Allah yang telah membebaskan kita dari penghambat diri kita itu…

Kita dapat melakukan kebaikan sebanyak mungkin tanpa ternodai hubungan yang tidak ada dalam islam (re: pacaran). Bebas mengikuti komunitas ini itu. Pokoknya bebaaaaaas melebarkan sayap mengarungi kuasa Allah Subhanu Wa Ta’Ala.. Saya merasa itulah misi yang Allah selipkan dalam sesuatu yang semula kita anggap sebagai musibah, bukan berkah. Bahkan masih banyak lagi hal-hal yang membaikkan setelah kita putus cinta yang tak dapat saya jelaskan satu persatu…

Remember, NOT ONLY MOVE ON, BUT MOVE UP! Allah tidak menyuruh kita berganti pasangan lagi, melainkan untuk BANGKIT. Menapaki tangga yang lebih tinggi. Menjadi muslimah yang tangguh! Bukan yang gampang luluh. Menjadi muslimah yang lebih baik! Yang senantiasa mendekatkan diri pada Sang Maha Penggenggam hati manusia. Jadilah muslimah yang peka terhadap kode-kode yang Allah berikan melalui masalah yang sebenarnya membaikkan, memberi penguatan. Jangan sampai menutup mata dan hati. Jangan sampai kesempatan emas itu terlewat sia-sia.Misi Allah yang satu ini sungguh indah sekali. Dia menyelamatkan kita dari dosa karena hubungan yang tak diridhoi-Nya. Bersyukurlah bagi kita yg sedang atau sudah mengalami putus cinta. Gunakan Golden Chance ini sebaik-baiknya! Selagi masih hidup. Bagi yang belum pernah mengalami putus cinta, bukan berarti dapat berleha-leha. Terus memantaskan diri bersama muslimah-muslimah yang sedang tertatih dalam pemantasan mengharap ridho-Nya..

Ketika sudah mendapat Golden Chance, jaga hati. Jangan sampai kembali pada hubungan yang merugikan kita; pacaran. Istiqomahkan hati, supaya terus bergerak, melangkah, di jalan Allah. Sekali lagi,

“Putus cinta  bukan merupakan musibah, melainkan sebuah berkah.” – FNK

Semoga bermanfaat. ♥

Originally posted in my old blog on April 1st, 2013.

Advertisements

2 thoughts on “Golden Chance!

  1. Subhanallah, Kak Farah..
    Again, I’m amazed.. You seems like a real writer, not only writer, but also a motivator.. Later, when your book is published, let me be the first who get your signature.. 🙂
    Keep writing, Kak!

    1. masyaAllah haru banget und bacanya :’)
      Allahumma aamiin… Da aku mah apa atuh dek? I still must learn many things. Ini bukan apa-apa banget dek. But, thank you for reading this little post. Jangan bosen blog-walking ke sini lagi ya, Und~ ditunggu kritik dan sarannya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s