Fiksi

Pencuri Start

Aku lelah. Aku lelah membaca kalimat-kalimat monoton hampir setiap hari.

Aku heran. Lelaki zaman sekarang beraninya hanya melalui kata-kata. Tidak lebih. Ya, meskipun aku tahu, tidak semuanya.

Mungkin tak terlintas sedikit pun di pikiran mereka, jika suatu saat pencuri start itu datang menemuiku. Pencuri yang tak hanya bermodalkan kata-kata. Ia berikan bukti nyata.

Kata seorang penulis, orang yang jago nyolong start biasanya juga jago mencuri hati. Benarkah? Kurasa iya, mungkin. Mencuri hati dengan cara yang tak biasa kupikir. Ia menggunakan taktik jitu supaya meluluh-lantahkan hatiku.

4 tahun berlalu setelah sms berisi bualan-bualan itu hampir kuterima setiap hari. Rupanya, aku menemukan pencuri start.

Baru saja, pencuri start itu bercerita kepadaku banyak sekali. Ia sengaja nyolong start dari lelaki-lelaki yang masih dimabukkan dengan bualannya. Ia juga membongkar rahasia yang selama ini dia pendam dalam-dalam bahwa dulu ia puas hanya dengan mendoakanku dari kejauhan. Menikmati setiap alunan piano yang kumainkan.

Ternyata sama. Sama persis seperti apa yang aku lakukan.

Aku bahagia ketika Sang Pencuri start itu dengan tegas dan gagah mencuri hatiku. Mencuri hatiku dengan menemui ayahku terlebih dahulu tanpa menggunakan bualan apapun sebelumnya. Hebat kan?

Kesempurnaan akhirnya aku dapatkan setelah Sang Pencuri Start mengucapkan kalimat sakral kemarin pagi . Kalimat yang kuharapkan hanya diucapkannya sekali seumur hidup dan hanya padaku saja.

Ah, aku tidak pernah tahu apa yang Allah telah rencanakan. Pun hingga saat ini aku terkagum-kagum dengan cara-Nya menyandingkanku dengan Sang Pencuri Start. Pencuri start yang ternyata adalah sepasang mata lelaki yang dulu tak lagi kutemukan keberadaannya.

Yogyakarta, 25 Januari 2015

1:29 pm

Iklan

4 respons untuk ‘Pencuri Start

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s