Uncategorized

Panggil Aku Anak Kecil

happy-muslim-family-cartoon1

Aku tak peduli jika ada orang lain yang mengataiku anak kecil,

aku tak peduli jika orang-orang menyebutku belum dewasa,

pun tak kupikirkan perkataan orang yang menyebutku manja,

hanya karena aku selalu meminta izin orang tua di setiap keputusanku.

Aku tidak memusingkan statusku yang sudah mahasiswi untuk berhenti meminta izin, meminta doa, dan meminta restu orang tua di setiap langkah hidupku dalam meniti kehidupan ini. Bagi sebagian orang,”Ah, ngapain zaman sekarang mau kemana-mana minta izin, mau ikut ini itu minta izin sama orang tua? Kita udah dewasa.”. Bagiku tak sesederhana itu. Ya, mungkin kita memandang bahwa diri kita telah dewasa,tetapi lain halnya dengan orangtua. Mungkin mereka masih dan akan tetap memandang kita sebagai anak kecilnya yang harus selalu diawasi, dijaga, dan disayang sepenuh hati. Amarahnya, tak jarang adalah sebagai wujud kasih sayang mereka dalam bentuk yang lain. Bukankah jika seseorang yang benar-benar mencintai kita adalah dia yang menasihati ketika orang-orang lain justru memuji kita? Begitulah orang tua.

Salah jika diri yang (katanya) semakin dewasa justru merangkak ‘menjauhi’ orang tua dengan usia mereka yang semakin menua. Orang tua, Ayah Ibu, terutama Ibu, adalah kunci kebahagiaan kita di dunia dan di akhirat. Pun sebaliknya, kunci kesengsaraan kita ada pada mereka.

keridhaan-allah-tergantung-kpd-keridhaan-kedua-orang-tua

Banyak orang di luar sana yang sudah membuktikan kebenaran hadits ini, termasuk aku sendiri. Aku selalu merasa takjub ketika Allah memang benar-benar memberikan hal-hal di luar perkiraan yang pada akhirnya membuatku ketagihan dan juga takut. Ketagihan untuk selalu meminta restu orang tua di setiap keputusan yang akan aku pilih, pun aku takut untuk merusak keridho-an mereka karena Allah pun juga akan menjadi tidak ridho.

Silakan jika ada yang mau memanggilku anak kecil,

silakan jika ada yang mau memanggilku anak kecil,

hanya karena aku menelepon/mengirim pesan ke papa atau mama, atau bahkan keduanya, untuk didoakan, untuk meminta restu, saat akan kuliah, saat akan praktikum, saat akan tes, saat akan apapun. Aku ingin mereka selalu ridho dengan apa-apa yang aku lakukan, dengan harapan Allah pun akan ridho, sehingga hidup pun menjadi berkah.

Pun jika suatu saat salah seorang di antara mereka, atau bahkan keduanya menolak keputusan yang hendak kupilih dengan berbagai pertimbangan menurut mereka, dan menurutku itu benar, aku akan menuruti mereka. Namun, selama aku masih mampu berikhtiar dengan cara yang baik, aku akan terus mengusahakannya hingga mereka ridho. Meskipun pada akhirnya tetap tak mendapat restu mereka, aku akan tetap memilih untuk mematuhi perkataan mereka, lagi-lagi karena aku sangat percaya bahwa ridho Allah terletak pada ridho orang tua.

Aku tak perlu pembuktian dari orang lain, karena aku sudah membuktikannya sendiri,

dan ini telah membuatku benar-benar jatuh cinta untuk terus melakukannya.

Selamat merasakan keajaibannya, readers~ 🙂

Yogyakarta, 1 April 2015

8:26m.

***

Yuk, sejenak berdoa untuk mereka yang terkasih. 🙂

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.

Semoga Allah mengabulkan.

Advertisements

2 thoughts on “Panggil Aku Anak Kecil

  1. Subhanallah, Kakak.. Sungguh menginspirasi..
    Dulu, aku sempat berpikir ‘ah, udah gede, ngapain minta izin orang tua?’, tapi bener banget apa yang ditulis Kak Farah, bahwa keridhaan Allah terletak pada keridhaan orangtua.. Aku pernah nekad main nggak izin Sama orangtua, and the result, perjalananku tak sepenuhnya menyenangkan, banyak hambatan Dan halangan dalam perjalanan itu..
    Mulai sekarang, nggak akan lagi dehh nggak izin Sama ortu.. InsyaAllah.
    Terimakasih Kakak, sudah menulis sesuatu yang sangat berharga.. Semoga menjadi inspirasi bagi orang lain.. 🙂

    1. Alhamdulillah dek 🙂
      Tulisan ini bukan apa-apa, kalo emang bermanfaat ya alhamdulillah sekali… ingin berbagi aja apa yang udah aku lakuin dan kerasa banget kedahsyatannya dek 🙂 hehe
      Sipp seneng dengernya. Jangan malu dipanggil anak kecil ya uuuun ;))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s