Uncategorized

TERSESAT

danbo_on_street_by_lee_sutil-d5ih03a

“INI DIMANA?”

“Ke mana aku hendak diantar pergi?”

“Mereka siapa? Tak ada yang kukenali!”

“Apa yang mereka lakukan? Kenapa mereka tersenyum kepadaku? Kenapa mereka merengkuhku meski mereka tak tahu siapa diri ini?”

“Kenapa mereka melantunkan irama indah yang seringkali membuatku iri?”

“Aku tersesat! Aku tak lebih dari seorang pendosa.”

***

TERSESAT. Barangkali itulah kata yang cocok untuk hampir setiap episode kehidupanku ini. Sering sekali aku merasakan itu. Tersesat berkali-kali hingga sempat membuat gundah, merasa tertekan, merasa kecil, berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Sempat aku berkata berkali-kali kepada orang lain,“Mbak, aku ki nyasar o isoh neng kene.” Berkali-kali pula orang-orang itu menepis pikiran –ketersesatan-ku itu bersamaan aku menyadari sesuatu yang sebenarnya selama ini aku telah paham. Hingga akhirnya aku TERBANGUN (lagi, lagi, dan lagi)! Kembali aku dipahamkan oleh-Nya. Thank You…

‘TERSESAT’, bukan TERSESAT.

Tersesat identik dengan salah jalan. Namun, yang kumaksudkan di sini adalah tersesat dalam tanda kutip. Meskipun tetap dipaksa dikatakan tersesat, so this is my best lostness in my life. Yap. Ini adalah ketersesatan terbaik selama hidupku! Ketersesatan yang membuat buih-buih rasa syukur tak cukup memenuhi samudera kehidupan. Ketersesatan yang melahirkan rasa cinta berlebihan atas skenario kehidupan ciptaan-Nya yang jauh dari kata ketidaksempurnaan. I’m totally falling in love with my life…

‘Tersesat’ ini telah membawaku ke berbagai tempat yang tak dinyana aku dapat hidup di sana bersama orang-orang yang Allah menjadi tujuan dan dakwah sebagai nafas. Langkah mereka cepat dan tegas! Perkataan mereka begitu lugas! Dan mereka… begitu cerdas! Menandakan tujuan hidup mereka jelas, tak sekedar untuk berkipas-kipas.

Aku seringkali merasa ditampar, meski mereka sama sekali tidak ada hasrat untuk menampar. Namun, aku bersyukur sekali telah ‘tertampar’ berkali-kali hingga akhirnya I am ‘wake up’. It is time to no longer feel small and feel nothing, tetapi inilah waktunya untuk mengupgrade diri, menaikkan kapasitas diri dalam kebaikan, karena itu (mungkin) yang Allah inginkan atas ‘ketersesatan’ ini. Yap. Sering sekali bukan, aku berkata bahwa tidak ada yang kebetulan? So does this. 

Be awake! Allah telah tuliskan skenario yang indah untuk hidupmu. Didekatkan dengan orang-orang shalih dan shalihah dengan kapasitas ilmu yang jauuuh darimu. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, ‘curi’ ilmu sebanyak-banyaknya, karena kesempatan ini tidak datang dua kali. TIDAK DATANG DUA KALI.  Get the best or you don’t get anything. Jagalah ‘ketersesatan’ ini sebagaimana engkau menjaga hidayah yang telah Allah beri. *totally as a note for my self*

Allah Ta’ala berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua tersesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku niscaya Aku akan berikan petunjuk kepada kalian” – HSR Muslim (no. 2577).

Ya Allah, jaga kami dalam jalan kebaikan dan jauhkan kami dari jauhnya rahmat-Mu. Aamiin.

Boyolali

19 Ramadhan 1436 H

Senin, 06 Juli 2015

8:58 am

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s