Non Fiksi

Rasa yang (Masih) Sama

picsart_12-28-11-10-40

Siang tadi derap langkah kaki yang sama dengan 5,5 tahun yang lalu kembali menyambut sebuah bangunan yang tak asing lagi. 5,5 tahun yang lalu… sudah lama ternyata semenjak pertama aku mengenal orang-orang yang seringkali mendiami bangunan itu. Pagi hingga sore. Hari aktif maupun libur. Dari hanya ngobrol santai dibumbui dengan canda, hingga diskusi penting. 5,5 tahun yang lalu… saat aku mulai tersentuh dengan apa yang sekarang sudah menjadi bagian besar dalam hidupku.

Kakiku mengelilingi satu per satu sudut bangunan itu… hmm. Bangunan itu nampaknya telah mengalami berbagai perubahan di berbagai sudutnya. Perasaan haru lagi-lagi menyeruak ketika memori selama 3 tahun (2,5 tahun yang lalu) berputar kembali di dalam ingatan. Waktu cepat sekali berlalu…

Bangunan itu bernama Masjid Al-Kautsar. Sebuah bangunan yang menjadi pusat terorganisirnya kegiatan islam di Almamater tercinta, SMAN 1 Boyolali. dan sekelompok orang-orang yang seringkali mendiami masjid itu bernama KARISMA. Sebuah keluarga yang mempunyai pengharapan atas keridhaan-Nya. Menebar dakwah merajut ukhuwah…

Dulu, kami hanya bermodalkan serambi masjid untuk sekedar kumpul atau rapat. Tak punya sekretariat khusus untuk menyimpan barang-barang penting apalagi sarana pelengkap seperti proyektor dan printer. Betapa bahagianya ketika tadi melihat ruang sekretariat telah berdiri gagah lengkap dengan proyektor dan printer milik KARISMA. Barakallaah…

Dulu, ruang takmir hanya satu. Yang hanya diisi satu orang. Takmir yang menjaga masjid sepanjang pagi hingga pagi lagi hanya seorang diri. Betapa bahagianya ketika tadi melihat ada satu tambahan ruang baru untuk ruang takmir. Itu tandanya… takmir ada dua orang sekarang. MasyaAllaah… bertambah mujahid satu orang lagi. Barakallaah…

Dulu, lemari perpustakaan mini islami (PERMISI), mading, dan lemari mukena hanya diurus sekedarnya. Betapa bahagianya ketika tadi melihat kedua lemari itu sudah cantik, rapi, wangi, sangat terlihat bahwa banyak yang merawatnya. MasyaAllah. Dulu, belum ada kontak infaq khusus yang ditaruh di masjid. Betapa bahagia ketika tadi melihat sudah terdapat kontak infaq berdiri gagah. Menambah peluang orang lain untuk berbuat baik. Semoga ini yang dinamakan semangat menebar kebaikan yang kian menggelora. Barakallaah…

Yang tak kalah membahagiakan adalah… melihat adik-adik penerus estafet dakwah KARISMA yang begitu bersemangat dalam jalan yang tak mudah ini dengan dukungan pihak sekolah yang luar biasa. Barakallaah…

Meski berbagai sudut bangunannya telah berubah (menjadi lebih baik), rasa dalam hati tidak pernah berubah untuk Al-Kautsar dan KARISMA. Rasa cinta dan rasa rindu yang menguasai suatu sudut di dalam hati.

Ternyata… hatiku masih tertinggal di Al-Kautsar.

Selalu ada alasan untuk kembali. 🙂

 

Yogyakarta, 28 Desember 2016

Pukul 23.50

Rumah Cahaya Asma Amanina

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s