Non Fiksi

Kita, Versi Terbaik-Nya

Kita, Versi Terbaiknya

“Setiap manusia terlahir sebagai versi terbaik-Nya. Kelebihan dan kekurangan adalah wujud pembelajaran baginya. Tak usah risau melihat ‘rumput tetangga’, terus saja berproses untuk meraih keridhaan-Nya.” – Farah Nadia Karima

Aku ingin seperti dia…

cantik paras wajahnya, prestasi mendunia, dan dikenal semesta..

Tidak sesempurna itu. Allah selalu menyertakan kekurangan di tengah-tengah kelebihan. Tidak usah khawatir. Kelebihan dan kekekurangan hadir sebagai ujian dan pembelajaran. Merasa kurang adalah salah satu tanda kekuranglihaian dalam mensyukuri segala sesuatu yang telah Allah berikan. Allah memberikan sesuatu untuk kita, sesuai dengan kadar kesanggupan kita. Percayalah…

Barangkali,

Allah tak memberikan paras yang menawan (bagi orang lain), karena kita tak pandai dalam mengolah diri supaya tak jadi fitnah. Allah memberi wajah kita yang pas-pasan karena Allah ingin menjaga kita…

Barangkali,

Allah memberikan prestasi akademik yang biasa-biasa, IPK biasa-biasa saja. Namun, kita memperolehnya dengan cara yang benar dan kerja keras, sehingga barangkali Allah berikan keberkahan di dalamnya atau Allah berikan keberkahan-Nya di aktivitas-aktivitas lain kita yang membuat-Nya ridha terhadap kita. Who knows? Bukankah tidak ada yang lebih indah selain keridhaan-Nya?

Barangkali,

Diri kita bukanlah primadona yang dikenal manusia seluruh semesta, tetapi barangkali kita punya orang-orang terdekat yang hadirnya ada di kala suka maupun duka. Yang ukhuwahnya telah mencapai tingkat tertinggi, itsar, berkorban… Barangkali juga yang sedikit itu adalah pertemanan atas dasar iman yang nantinya dapat saling memanggil untuk dimasukkan ke dalam syurga. Allaah… betapa indahnya.

Lantas,

Bukan berarti kita menjadi manusia yang ala kadarnya. Kuliah, makan, tidur, bangun, mandi, kuliah, begitu seterusnya. Let’s say BIG NO! Bersyukur tidak membuat kita langsung berpasrah tanpa usaha. Mastatho’tum. Semampunya. Batas kemampuan adalah saat kita tidak mampu lagi melakukannya. Sampai tak ada lagi sisa tenaga, bukan dengan waktu dan tenaga sisa.

Giat belajar, mencoba ikut lomba ini itu, penelitian ini itu, dsb., sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi.

Menebar senyum dan keramahan kepada orang-orang yang bertatap muka, menolong teman yang kesusahan, semua itu adalah wujud kebaikan yang sebaiknya senantiasa kita lakukan untuk orang-orang sekitar, terus menerus, sebagai upaya untuk meningkatkan kebermanfaatan diri. Jangan sampai ada dan tidaknya diri kita, ‘dunia ini’ tak ada bedanya… Mari kita memberi dampak kebaikan, sekeeeeecil apapun. Sesederhana semut membawakan satu butir air untuk memadamkan api yang membakar tubuh Nabi Ibrahim. See?

Memperdalam ilmu agama dengan berdiskusi dengan yang lebih ahli, mengikuti kajian, membaca buku, belajar membaca Al-Qur’an dengan tartil, menutup aurat tubuh sesuai perintah Allah, dsb., sebagai upaya utama untuk menyeimbangkan kehidupan dunia yang sangat fana ini. Utamanya, sebagai bekal di akhirat.

Hidup ini adalah perlombaan kebaikan, yang menang adalah ia yang memperoleh ridha dan rahmat-Nya…

Sekali lagi, tak usah risau dengan ‘rumput tetangga’, because…

“A rose can never be a sunflower, and a sunflower can never be a rose. All flowers are beautiful in their own way, and that’s like women too. I want to encourage women to embrace their own uniqueness.”
Miranda Kerr


Begitu lihainya jemari ini menulis, alangkah takutnya hati jika lisan dan perbuatan tak selaras dengannya. Maka, sesungguhnya tulisan ini sebagai self-reminder kuat bagiku…

Mari bersama melangkah dan menebar kebaikan bagi semesta! 🙂

Boyolali, 7 Maret 2017

Pukul 08.59 WIB

Home Sweet Home

Advertisements

One thought on “Kita, Versi Terbaik-Nya

  1. Hidup ini adalah perlombaan kebaikan, yang menang adalah ia yang memperoleh ridha dan rahmat-Nya…
    Begitu lihainya jemari ini menulis, alangkah takutnya hati jika lisan dan perbuatan tak selaras dengannya. Maka, sesungguhnya tulisan ini sebagai self-reminder kuat bagiku…
    Kajian sorenya sungguh berharga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s