Fiksi · Non Fiksi

/le·la·ki/ dan /pe·rem·pu·an/

– “Zayna, maaf aku menjadi fitnah bagimu.” Sebuah pesan singkat dari Azzam sampai di layar handphone Zayna. Zayna tak peduli. Air mata Zayna terlanjur membanjiri pundak Aqilla, sahabatnya. Zayna tidak menyangka pertemanan yang ia anggap biasa dapat menjadi jurang dosa baginya. “Tenang, Na. Azzam adalah lelaki shalih. Aku rasa ia tak mungkin memiliki niat yang… Continue reading /le·la·ki/ dan /pe·rem·pu·an/