Non Fiksi

Hadza min Fadhli Rabbi

هَٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ
“…”Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya)”…” Sebuah penggalan dari ayat 40 QS. An-Naml. Nabi Sulaiman mengucapkan kalimat tersebut saat menginginkan singgasana Ratu Bilqis hadir dari Negeri Yaman sebelum Ratu Bilqis benar-benar datang. Hal tersebut untuk membuktikan kenabian Beliau kepada Ratu Bilqis. Dan benar, Allah mengabulkan bahkan sebelum mata Nabi Sulaiman berkedip melalui perantara-Nya.

Nabi Sulaiman berkata,”Ini merupakan bagian dari nikmat Allah SWT yang diberikan pada saya agar Ia mengujiku apakah aku bersyukur yaitu dengan mengatakan bahwa ini merupakan karunia dari-Nya, tanpa ada kekuatan maupun kekuasaan yang saya miliki, atau justru saya kufur dengan menisbahkan ini kepada diri saya sendiri.” [Tafsir Al-Munir]

                                                              ***
Ujian tidak menyenangkan hadir, maka tidak heran kita bertaubat, kita memohon Allah kuatkan. Akan tetapi, ujian pada hal-hal yang kita inginkan, pada pencapaian-pencapaian yang kita peroleh, pada prestasi-prestasi yang kita raih, juga tidak kalah berat. Ujian tentang bagaimana tidak menisbahkan segala sesuatu kepada diri sendiri, melainkan hanya kepada Allah semata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s