Non Fiksi

Rezeki untuk yang Terjaga

Pagi tadi adalah pertama kalinya setelah dua tahun lamanya pulang kampung menggunakan kereta api (yap, setelah kecelakaan Februari lalu dilarang mengendarai motor). Akan tetapi, untuk sampai ke Boyolali aku harus naik bus umum terlebih dahulu setelah turun dari kereta di Solo. Jarak stasiun dengan tempat pemberhentian bus cukup jauh sehingga aku memutuskan untuk naik becak.… Continue reading Rezeki untuk yang Terjaga

Non Fiksi

Hati Sebening Air

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ٨:٥٦ “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. [Al Qashash/28… Continue reading Hati Sebening Air

Non Fiksi

Kebaikan untuk Kebaikan

Sabtu, 24 Februari 2017 Matahari siang itu begitu terik, namun tak menyurutkan niatku untuk melajukan sepeda motor dari Yogyakarta menuju kampung halaman tercinta, Boyolali. Hari itu aku menyengajakan untuk pulang karena keesokan harinya ada sebuah event besar yang aku menjadi panitia di dalamnya dan siang-sore hari itu diadakan rapat persiapan. Aku pulang setelah menyelesaikan urusan… Continue reading Kebaikan untuk Kebaikan

Non Fiksi

Tak Perlu Disamakan

“Farah nggak KKN?” “KKN-lah. Tapi bukan sekarang. Hehe.” “Desember ya?” “Kayaknya enggak, tahun depan.” “Desember aja, Faaar.” Aku membalasnya dengan uluman senyum sederhana. Entah sudah yang ke berapa pertanyaan yang sama itu dimunculkan oleh adik tingkat, teman sendiri, dan kakak tingkat. Iya, aku memang melawan arus. Saat ini seluruh angkatan 2014 sedang ramai KKN di… Continue reading Tak Perlu Disamakan

Non Fiksi

Hati Seluas Samudera

Betapa indah jika setiap hati manusia memiliki hati seluas samudera…karena di dalam hati dan pikirannya tidak lain hanyalah dipenuhi dengan prasangka-prasangka baik kepada Tuhannya, ia ridha bahwa Allah adalah Tuhannya, dan juga ia mengasihi manusia-manusia lainnya dengan menyuburkan prasangka baik kepada mereka. Hati seluas samudera merupakan nama lain dari sebuah kelapangan hati atas penerimaan segala… Continue reading Hati Seluas Samudera

Non Fiksi

Menghebat Bersama

“Jika kau ingin berjalan dengan cepat, maka berjalanlah sendiri. Jika kau ingin berjalan jauh, maka berjalanlah bersama sama. Namun jika kau ingin berjalan sampai pada tujuan, berjalanlah bersama Allah SWT” – Basofi Ashari Mappakaya Setiap orang memiliki cita-cita dan impiannya masing-masing. Ada yang berusaha mati-matian seorang diri, namun ada yang menikmati usaha dalam kebersamaan. Ada… Continue reading Menghebat Bersama

Non Fiksi

Belajar dari Mas Aiman

Aiman Izzat Mukhtar, begitu Ustadz Deden (Pengasuh PPMi Asma Amanina) menamakan anak kedua Beliau. Dari ketiga putra dan putri Ustadz, Aiman adalah anak yang paling aktif, paling banyak tingkah, dan paling banyak caper. Kadang gigit mukena ‘ammah-‘ammahnya, kadang bawa barang buat dilempar ke ‘ammah-‘ammahnya, dan hal aneh bin membahayakan lainnya yang tak jarang membuat kami… Continue reading Belajar dari Mas Aiman